EnglishIndonesian

Sistem Integrasi Kelapa Sawit di PT Buana Karya Bhakti Kalimantan Selatan

Kategori: Informasi Aktual Diunggah Pada: 23 Februari 2017.

Tim Puslitbangnak (Hasanatun Hasinah dan Singgih Setyawan) dalam rangka kegiatan lapang untuk kebutuhan pakan ternak sapi yang terintegrasi dengan perkebunan kelapa sawit di Kalimantan Selatan melakukan survei di awal bulan Februari 2017. Kegiatan tersebut dilakukan di PT Buana Karya Bhakti (BKB) yang berlokasi di Kecamatan Satui, Kabupaten Tanah Bumbu. PT BKB bekerjasama dengan Indonesia Australia Commercial Cattle Breeding Program (IACCBP) dan PT Santosa Agrindo mulai melaksanakan integrasi sawit-sapi sejak bulan Juni 2016 dengan tujuan pemeliharaan untuk pengembangbiakan (cow calf operation). Populasi induk betina berjumlah 300 ekor dengan rataan umur 2,1 tahun dan terdiri dari bangsa Brahman Cross, Simmental, Limousin. Sedangkan pejantan berjumlah 19 ekor terdiri dari bangsa bangsa Brahman dan Drougmaster. Luas lahan kebun sawit yang digunakan dalam kegiatan integrasi adalah 1776,64 Ha dengan sistem pemeliharaan grazing pada 64 blok kebun sawit. PT BKB menyediakan paddock nursery sebesar 37 Ha yang digunakan pada saat sapi masuk, untuk lokasi pedet pra-sapih dan karantina hewan yang sakit.

Kebutuhan pakan untuk pengembangbiakan berasal dari cover crop dan vegetasi hijauan dari kebun sawit dengan jumlah ad-libitum. Tambahan yang diberikan adalah mineral (garam, DCP, zwavelzure ammoniak dan mineral blok), vitamin (non steroid) dan elektrolit, lodium dan molasses. Jumlah yang diberikan 150 gram/ekor/hari atau seharga Rp. 1006,5/ekor/hari. Sapi ditempatkan di kebun sawit dengan dibatasi oleh pagar listrik (electric fence). Satu blok kebun seluas 30 Ha digunakan untuk penggembalaan 319 ekor sapi. Rotasi ternak dilakukan setiap hari pada pagi hari. Kebutuhan air minum diperoleh dari tempat penyimpanan air khusus yang dapat dipindahkan (portable).

Kebutuhan pakan hijauan untuk penggemukan dipenuhi dari pelepah sawit dan rumput gajah. Dalam waktu dekat PT BKB berencana membuat complete feed dengan komposisi: silage (mix + sludge + palm cake kernel) dan ditambahkan konsentrat. Harga maksimal pakan yang diinginkan Rp. 2000 /kg. Selain itu, total kebutuhan pakan jika menggunakan pakan complete feed adalah 2500 kg/hari. Uji coba pengembangan rumput dan legume sebagai pakan ternak sedang dilakukan diantaranya Ottochloa nodosa, Axonopus compressus, Ischaenum sp, Brachiaria sp, Digitara sp, Mucuna bracteata, Pueraria javanica, Micania sp. Ternak sapi yang dipelihara di PT BKB memiliki skor kondisi tubuh (SKT) induk 5,0 dengan rata-rata BB 371,01 kg, calving interval 15 bulan (<70%), target re-preg maksimal 75 hari danĀ  kematian ternak dibawah 2%. (REP)

Bagikan Berita ini