EnglishIndonesian

Sekretaris Balitbangtan Membuka Koordinasi Pengelolaan TIK

Kategori: Informasi Aktual Diunggah Pada: 13 Juni 2022.

Sekretaris Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian Dr. Ir.  Haris Syahbuddin DEA membuka secara resmi Koordinasi Pengelolaan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) yang dilaksanakan pada 8 - 10 Juni 2002 di Bandung. Dalam sambutannya Sesba menyampaikan kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari koordinasi TIK yang diadakan tiap tahunnya.

Selain itu Syahbuddin juga menyampaikan kelembagaan Balitbangtan untuk menyikapi badan baru akan diikuti dengan peningkatan TIK yang terstandarisasi (web,  konten  SDM,  jaringann  sistem dan aplikasi). Selain itu, diharapkan dalam pengembangan aplikasi di badan baru, platform yang digunakan harus sesuai dengan spesifikasi yang telah ditentukan.

Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka meningkatkan layanan komunikasi data dan informasi serta mendukung transformasi kelembagaan Balitbangtan. Koordinasi pengelolaan TIK diikuti oleh tim TIK lingkup Balitbangtan yang berasal dari UPT di bawah Balitbangtan. Puslitbangnakn mengirim perwakilannya Saudara  Febri Mundanini dan Julianto.

Kepala BPTP Jawa Barat, Dr Rustam S.P., M.Si dalam sambutannya menyampaikan “ Jika lembaga baru akan berjalan dan lebih maju dalam informasi maka diharapkan ada jabatan fungsional (Jabfung) humas yang menangani informasi melalui website dan meng update informasi atau berita tiap harinya untuk mempermudah user menerima informasi.

“Transformasi menuju kelembagaan baru menuntut perubahan aspek terutama dalam TIK dan pentingnya pengelola pada website. Kunci pertanian,  digital sejauh mana informasi dikelola dengan baik, disampaikan dengan baik dan posisi ter update jangan up to date seiring dengan Isu aktual yang berkembang dan konten harus diperbaiki”.tegas koordinator perencanaan Balitbangtan Dr. Ir. Sri Asih Rohmani M.Si.

Kegiatan koordinasi ditutup oleh sub koordinator data dan informasi, Balitbangtan, Hendra Yuniar Kom., M. Kom. Beberapa hal yang disampaikan adalah mengagendakan Bimtek ke tingkat sayker pada badan baru dan mengharapkan materi yang telah disampaikan oleh narasumber dapat diserap ilmunya oleh peserta TIK lingkup Balitbangtan.

Narasumber dalam kegiatan ini adalah Hamzah Fansuri S.Kom dari PanRB menyampaikan paparan dengan judul Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE). Disampaikan bahwa integrasi dan interoperabilitas data merupakan komponen penting dalam SPBE, dimana aplikasi  yang dikembangkan satker dapat terhubung atau berkomunikasi antara satu dan yang lain, sehingga dapat mengurangi duplikasi data dan mempercepat penerapan satu data pertanian.

Kemudian dilanjutkan oleh Roni Baskoro dari PT Adi Sanggoro NET yang menyampaikan paparan dengan judul Cyber Security Pada Aplikasi Dan Data Senter Balitbangtan Disampaikan bahwa terdapat 5 jenis cyber Security untuk melindungi sistem jaringan dan program dari sarang-serangan digital yaitu critical instruktur security, application security, network security, Cloud security, internet of thing security.

Narasumber selanjutnya dari Pusat Data Dan Informasi Pertanian (PUSDATIN) Kementerian Pertanian Mardianto menyampaikan Kebijakan Pengelolaan TIK Di Kementan Saat Ini dan di Masa yang Akan Datang dengan Mengacu Pada Perpres nomor 95 tahun 2018

Sub Koordinator Data dan Informasi Hendra Yuniar menegaskan sistem informasi harus lebih mumpuni. Pengadaan teknologi informasi harus diperkuat. Tahun 2021 pengelolaan TIK sudah baik. Pengelola TIK sering mengalami pengaduan hack dan akan dilakukan pembangunan sistem.

Sebagai penutup Hendra menyampaikan tiga poin penting yaitu: perlu evaluasi lebih lanjut di tingkat informasi agar informasi website dapat di update setiap hari untuk memberikan informasi kepada user dan perlunya peningkatan kapasitas pengolah TIK melalui pelatihan, bimbingan teknis, sharing knowledge atau workshop serta perlunya peningkatan keamanan jaringan dan server dari serangan hacker. (REP)

Bagikan Berita ini