EnglishIndonesian

Puslitbangnak Tingkatkan Pengetahuan Petani Sorgum Melalui Temu Teknologi

Kategori: Informasi Aktual Diunggah Pada: 14 September 2021.

Puslitbangnak selaku penanggung jawab RPIK Situbondo telah melaksankan panen sorgum. Salah satu rangkaian acara kegiatan RPIK Kemandirian Pakan Berbasis Sumberdaya Lokal di Situbondo Jawa Timur adalah Temu Teknologi yang dilaksanakan pada Senin, 13 September 2021 di Pusat Pelatihan Pertanian dan Pedesaan Swadaya (P4S) Kebun Mandiri Situbondo. Temu Teknologi diikuti oleh petani dan peternak di Desa Klatakan Kecamatan Kendit yang sudah maupun yang akan menanam Sorghum.

Temu Teknologi dibuka langsung oleh Imam Darmaji selaku Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Situbondo. Dalam sambutannya disampaikan bahwa peserta temu teknologi akan diberi materi dan keterampilan oleh narasumber berkisar tentang cara tanam, pengolahan dan pemanfaatan sorghum sehingga diharapkan dimanfaatkan sebaik mungkin oleh seluruh peserta.

“Diharapkan peserta memanfaatkan sebaik mungkin kegiatan ini untuk menyerap ilmu dari para narasumber karena apa yang dilakukan saat ini akan menjadi bekal untuk lebih berinovasi dalam kemandirian pakan ternak”, ujar Imam Darmaji.

Narasumber dalam Temu Teknologi ini adalah Dr. Amin Nur, SP., M.Si peneliti dari Balai Penelitian Tanaman Serealia dengan judul paparan “Budidaya dan Pengembangan Sorghum”; Prof. (R). Dr. Endang Gati Lestari, M.Si peneliti dari BB. Biogen dengan judul paparan “Pengembangan Sorghum Bioguma Sebagai Pakan Ternak”, Dr. Ir. Etty Pratiwi, M.Si peneliti dari Balit Tanah memaparkan “Pemupukan Berimbang pada Tanaman Sorghum”, dan Dr. Ir. Diah Setyorini, M.Sc. peneliti di Balit Tanah memaparkan “Peningkatan Kualitas Pupuk Organik dari Kotoran Sapi dengan Mikroba”.

Selain pemateri utama dari tim RPIK, peternak kolaborator yakni H. Suprapto yang telah memanfaatkan Sorghum untuk sapi yang dipeliharanya turut membagikan pengalamannya. Tim RPIK juga menyerahkan bantuan berupa perangkat uji pupuk, perangkat uji pupuk organik, perangkat uji tanah kering dan pupuk organik Agrimeth. Kegiatan diakhiri dengan foto bersama dan mengunjungi kandang milik H. Suprapto melihat dan mempelajari manajemen yang ada. (REP/RAC)

Bagikan Berita ini