EnglishIndonesian

Puslitbangnak Gelar Rakor Tindak Lanjut Revisi Target Output/Outcome 2020-2024

Kategori: Informasi Aktual Diunggah Pada: 19 Juni 2020.

Bogor – Pusat Penelitian dan Pengembangan Peternakan (Puslitbangnak) mengadakan Rapat Koordinasi lingkup Puslitbangnak melalui virtual meeting Kamis, 18 Juni 2020. Rakor daring (online) ini merupakan tindak lanjut pembahasan revisi target ouput/outcome dan target kinerja UK/UPT lingkup Puslitbangnak tahun 2020-2024 akibat dari merebaknya Covid-19 di Indonesia. Dalam kegiatan ini UK/UPT dibawah koordinasi Puslitbangnak menyampaikan revisi target output/outcome serta target kinerja UPT tahun 2020-2024 sesuai dengan kondisi anggaran masing-masing UK/UPT.

Pada kesempatan tersebut, Balai Besar Penelitian Veteriner (BB Litvet) menyampaikan target output 2020-2024 setelah refocusing anggaran, yakni 50 mikroba veteriner, 19 teknologi kesehatan hewan, 1 rekomendasi kebijakan veteriner, 1 kerjasama/Mou, dan 1 kegiatan diseminasi.

Balai Penelitian Ternak (Balitnak) pada tahun 2020 memiliki target melepas 7 komoditasnya, dimana empat diantaranya telah dilepas, yaitu, Domba Bahtera Agrinak, Domba Komposit Garut, Kelinci Reza, Itik PMp. Adapun tiga komoditas lainnya yang akan dilepas adalah Ayam KUB-2, Ayam Gaoksi, dan Rumput Benggala toleran lahan kering masam. Untuk tahun 2021, Balitnak mentargetkan melepas Rumput Benggala Kering Salin, Ayam KUB Kaki Kuning, dan Ayam Sensi Agrinak. Tahun 2022 Balitnak direncanakan akan melepaskan Legum Clitoria Kering Masam, sementara pada 2023 direncanakan akan melepaskan Itik Alabio, Itik Mojosari, dan Rumput Benggala Varietas Mombasa. Pada tahun 2024 targetnya adalah KUB-2 Cross, Kelinci Hycol, Kelinci Hyla dan kelinci NZW.

Seperti yang disampaikan Kepala Loka Penelitian Sapi Potong (Lolit Sapo) Dr. Dicky Pamungkas, Target output loka yang mengkhususkan penelitiannya terkait sapi potong ini pada tahun 2020 berencana melepas 1 komoditas sapi, yaitu Sapi Pogasi. Untuk tahun 2023 Lolit Sapo mentargetkan melepas komoditas Tanaman Pakan Ternak tahan injakan (B. Ruziziensis), dan pada tahun 2024 mentargetkan melepas 4 komoditas yaitu Sapi Bali (hasil seleksi), Sapi Madura (hasil seleksi), TPT tahan genangan (L. hexandra) srrta sapi Pogasi BS 120 kg dan Belgian Blue 24 bulan 400 kg (PRN)

Kepala Loka Penelitian Kambing Potong (Lolit Kapo) Dr. Fera Mahmilia memaparkan bahwa pada tahun 2020 komoditas yang dilepas adalah galur unggul ternak Kambing Boerka Galaksi Agrinak, dan saat ini varietas unggul TPT Stenotaphrum secondatum varietas steno Agrinak sedang menunggu sidang pelepasan yang direncanakan akan dilaksanakan pada bulan Juni 2020. Sementara untuk target tahun 2024 Lolit Kapo merencanakan akan melepas galur unggul ternak Kambing Boerka Galaksi Agrinak Tahan Cacing, dan Kambing Kacang Unggul Terseleksi.

Virual meeting ini diikuti oleh Plt. Kepala Puslitbangnak yang juga Kepala BB Litvet, Plh. Kepala Puslitbangnak, Kepala Balitnak, Kepala Loolit Sapo, Kepala Lolit Kapo, pejabat struktural lingkup Puslitbangnak, Tim Evaluator Puslitbangnak, serta staf sub bidang program Puslitbangnak.

Bagikan Berita ini