EnglishIndonesian

Puslitbangnak Bimtek 100 Peternak di Kabupaten Sukabumi

Kategori: Informasi Aktual Diunggah Pada: 27 April 2021.

Pusat Penelitian dan Pengembangan Peternakan (Puslitbangnak) selenggarakan Bimtek Padat Karya Budidaya Ternak pada 27 April 2021 di Kabupaten Sukabumi. Bimtek dibuka oleh Kepala Puslitbangnak, Dr. Agus Susanto. Pembukaan Bimtek dilaksanakan secara virtual/zoom dari Aula Dinas Peternakan Kabupaten Sukabumi. Dalam sambutannya Kepala Puslitbangnak menyampaikan dalam situasi Pandemi Covid-19 saat ini sektor peternakan masih tetap dapat bertahan tidak seperti sektor lainnya. Bahkan sektor pertanian menunjukkan pertumbuhan positip. Hal ini sangat patut disyukuri. “Untuk itu peserta Bimtek sebagai peternak milenial harus tetap semangat dalam memelihara ternaknya. Kalau ada hal yang kurang jelas dapat ditanyakan kepada narasumber. Silahkan manfaatkan pertemuan ini dan digali ilmu peternakan sebanyak-banyaknya ” ujar Dr. Agus Susanto.

Sementara itu, Plt. Kepala Dinas Peternakan Sukabumi Dra. Aning Karwati M.Pd. dalam sambutannya menyampaikan “Beternak domba di Sukabumi sudah merupakan budidaya dan mendarah daging. Di Sukabumi sudah ada pembagian wilayah peternakan: sapi, domba dan unggas. Tingginya permintaan daging mengakibatkan pemotongan ternak betina produktif”.

Narasumber Bimtek adalah peneliti/pakar dari Balai Penelitian Ternak Ir. Dwi Priyanto, Ir. Umi Adiati, Dr. Tatan Kostaman dan Drs. Isbandi. Bimtek budidaya ternak meliputi ternak domba, ayam dan itik.

Bimtek ternak domba dilaksanakan di kantor Dinas Peternakan Kabupaten Sukabumi dengan narasumber Ir. Dwi Priyanto MSi. dan Ir. Umi Adiati, Dalam paparan dengan judul “Peluang dan Strategi Usaha Peternakan Pola Agribisnis” Dwi Priyanto menyampaikan bahwa konsep usaha peternakan harus memperhatikan 4P yaitu: Place atau lokasi, Product atau jenis usaha; Promotion atau promosi dan Price atau harga. Peranan ternak domba bagi peternak adalah sebagai tabungan, sumber penghasilan, alokasi sisa tenaga kerja, hobby dan produk pupuk.

Saat yang sama Bimtek ternak domba juga dilaksanakan di BPP Parung Kuda dengan narasumber Ir. Umi Adiati dengan judul paparan “Budidaya beternak domba”. Disampaikan bahwa salah satu inovasi teknologi Puslitbangnak adalak Domba Compass Agrinak. Merupakan domba unggul hasil persilangan antara tiga bangsa yaitu Garut 50%, St Croix 25% dan Moulton Charolais 25%, dengan ciri-ciri: mampu beradaptasi dengan lingkungan tropis, dapat beranak sepanjang tahun, laju pertumbuhan tinggi, jumlah anak sekelahiran tidak berbeda dengan domba lokal (2.1 ekor/induk), pertumbuhan pasca sapih 169.1 gram/hari/ekor dan pola warna tubuh beraneka ragam.

Sementara itu, Bimtek Budidaya itik dan ayam kampung dilaksnakan di Yayasan Roudhotul Ulum di Kecamatan Cisaat. Bimtek ternak itik dengan narasumber Dr. Tatan Kostaman dengan paparan berjudul “ Pemeliharaan Itik Unggul Badan Litbang Pertanian. Disampaikan bahwa keuntungan pemeliharaan semi intensif – intensif adalah: produksi telur meningkat, pemberian pakan dan minum lebih terkontrol, mempermudah pengumpulan telur, menghemat tenaga kerja dan keberadaan penyakit lebih terkontrol.

Bimtek ternak ayam kampung Drs, Isbandi dengan judul “Budidaya Ayam Kampung”. Disampaikan bahwa SeKUB adalah ayam hasil persilangan Jantan SenSi dengan Betina KUB. Seperti sudah diketahui ayam Sensi adalah ayam tipe pedaging sedangkan ayam KUB adalah tipe petelur. Pada umur 10 minggu ayam SeKUB bobot hidup sudah mencapai 830 gram dengan konsumsi ransum 2505 g.

Peserta Bimtek ternak domba adalah peternak dari Kecamatan: Cibadak, Nagrah, Cikidang, Tambora, Cikembar, Ciambar, Parung Kuda, Kabandungan, dan Cicurug. Sedangkan peserta Bimtek ternak itik adalah peternak dari Kecamatan: Surade, Cibadak, Cikembar, Geger Bitung, Nyalindung, Gunung Guruh, Kadudampit, Lembur Situ, Warung Kondang, Citamiang.Sukaraja, dan Cibereum. Sementara itu, peserta Bimtek ternak ayam kampung adalah peternak dari Kecamatan: Jampang Tengah, Kadudampit, Cisaat, Gunung Guruh, dan Geger Bitung

Peserta Bimtek sangat senang adanya Bimtek dari Puslitbangnak terlihat pada saat diskusi dengan narasumber. Berbagai pertanyaan diajukan. Mulai dari budidaya, pemberian pakan, kesehatan ternak dan pemasaran.(REP)

Bagikan Berita ini