EnglishIndonesian

POGASI, Sapi Hasil Seleksi 4 Generasi dan Pengaturan Perkawinan, serta Budidaya Menggunakan Inovasi Teknologi Kandang Kelompok Model Litbangtan

Kategori: Informasi Aktual Diunggah Pada: 30 Juli 2021.

POGASI adalah sapi Peranakan Ongole Grati Hasil Seleksi. Sapi ini merupakan galur baru  hasil penelitian di Loka Penelitian Sapi Potong.  POGASI didapat dengan mengatur perkawinan dan budidaya nya selama 4 generasi atau 15  tahun. Demikian disampaikan oleh Aryogi, Pemulia Ternak, di Loka Penelitian Sapi Potong Grati Pasuruan, dalam Bimbingan Teknis (Bimtek) yang dilaksanakan 16 Juli 2021.

Sapi POGASI Agrinak mempunyai beberapa keunggulan yang sesuai kondisi peternakan rakyat. Keunggulannya adalah mampu memanfaatkan ransum dengan Protein Kasar (PK) rendah 10% dan Serat Kasar (SK) tinggi 26%. Mampu tumbuh dan berkembang optimal di daerah lahan kering dan temperatur panas.

Sapi POGASI bobot badan (BB) saat lahir 24 – 27 kg dengan tinggi gumba (TG) 69 – 77 cm. Pada umur 7 bulan (sapih) BB nya 118 – 126 kg dengan TG 125 – 128 cm. Umur 12 bulan (1 tahun) BB nya mencapai 206 – 212 kg dengan TG 124 – 126 cm. Selanjutnya umur 18 bln (1,5 tahun) BB nya 297 – 309 kg dengan TG 129 – 134 cm. Umur 2 tahun (24 bulan) BB sapi POGASI 360 – 397 kg dengan TG 34 – 142 cm. Sapi POGASI dewasa BB nya 409 – 629 kg dengan TG 141 – 151 cm

Inovasi Teknologi Budidaya Sapi POGASI Agrinak adalah Kandang Kelompok Model Litbangtan. Sapi dilepas atau diumbar di kendang ukuran 3 – 4 m2/ekor dewasa. Sumber seratnya didapat dari bank pakan. Feces dibongkar 1 – 3 bulan sekali

Untuk ransumnya adalah bahan basal hasil sisa panen dan sisa pengolahan hasil dengan kandungan PK 9 – 11% ; SK 24 – 26% ; BO min 88%. Perbandingan sumber serat : penguat adalah 60% : 40% atau 70 % : 30%. Air minum selalu tersedia.

Dalam hal reproduksi sapi POGASI umur pertama: beranak 28 – 30 bulan. Pejantan 30 – 36 bln . Dengan kawin alam 1 ekor pejantan dapat mengawini 10 – 20 ekor betina. Selama 2 - 3 bulan sapi -sapi induk dikumpulkan dengan sapi pejantan di kandang kelompok. Saat pemeriksaan kebuntingan hasilnya sapi yang bunting minimal 90%. Laktasi 2-3 bulan induk sudah dikawinkan lagi. (REP)

Bagikan Berita ini