EnglishIndonesian

Penggunaan Aplikasi Sistem Identifkasi Rekording Ternak

Kategori: Informasi Aktual Diunggah Pada: 30 Agustus 2021.

Kepala Pusat Penelitian dan Pengembangan Peternakan (Puslitbangnak) Dr. drh. Agus Susanto, M.Si membuka BIMTEK yang dilaksanakan pada 20 Agustus 2021 oleh Loka Penelitian Sapi Potong. Bimtek dimoderatori oleh Dr. Aryogi menampilkan narasumber Dr. HartatI. Beliau menyampaikan topik dengan judul “Penggunaan Aplikasi Sistem Identifkasi Rekording Ternak (SIDIK PETERNAKAN).

Sistem identifikasi dan rekording pada ternak sangat penting untuk dapat menghasilkan ternak yang unggul. Di Indonesia rekording atau pencatatan ternak masih sulit diterapkan karena beberapa hal diantaranya terbatasnya pengetahuan peternak tentang rekording. Rekording yang tidak jelas dan lengkap akan menghasilkan populasi dan mutu genetik yang rendah, oleh karena itu inventor merasa perlu adanya suatu sistem yang bisa digunakan untuk mencatat history ternak secara mudah.

Indonesia menduduki posisi ke-8 didunia dalam penggunaan smartphone, oleh karena itu masyakarat dianggap mampu dan paham dalam penggunaan smartphone. Sistem Identifikasi dan Rekording Ternak (SIDIK PETERNAKAN) hadir dalam versi 02 berbasis android untuk memudahkan peternak dalam proses pencatatan silsilah/history ternak milik mereka. SIDIK didesain user-friendlysesuai dengan keadaan peternakan Indonesia, hal tersebut bertujuan untuk meningkatkan kesadaran peternak agar mau melakukan rekording ternak dengan cara yang lebih mudah, murah, menyenangkan dan informatif.

SIDIK PETERNAKAN sudah tersedia di Playstore dan dapat diunduh secara gratis. Dalam aplikasi SIDIK tersedia beberapa fiture diantaranya fitur rekording ternak sapi, berita seputar dunia peternakan, dan setting. Di aplikasi SIDIK para pengguna juga dapat berdiskusi antara satu sama lain. SIDIK PETERNAKAN sudah disosialisasikan diberbagai daerah salah satunya adalah di Pulau Madura. Harapan dari Inventor dengan adanya SIDIK PETERNAKAN adalah dapat memajukan program Breedingsapi lokal di Indonesia.

Bimtek yang dilaksanakan secara online melalui zoom diikuti oleh 325 peserta dari berbagai latar belakang pekerjaan, peneliti, penyuluh, inseminator, mahasiswa dan peternak. Peserta sangat senang dan antusias dengan tema yang disampaikan terbukti dari banyaknya pertanyaan yang diajukan. Sekitar 30 pertanyaan langsung dan melalui room chat. (REP/SI)

Bagikan Berita ini