EnglishIndonesian

Pengelolaan Sumber Daya Genetik Ternak Peternakan Berkelanjutan di Indonesia

Kategori: Informasi Aktual Diunggah Pada: 01 Desember 2016.

Puslitbang Peternakan (Puslitbangnak) melaksanakan kegiatan Focus Discussion Group “Pengelolaan Sumber Daya Genetik Ternak Peternakan Berkelanjutan di Indonesia” di Baturaden-Purwokerto, Provinsi Jawa Tengah pada tanggal 18 November 2016. Kegiatan ini dihadiri peserta dari Fakultas Pertanian dan Peternakan Universitas Diponegoro, Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Banyumas, Dinas Pertanian, Perikanan dan Peternakan Kabupaten Banjarnegara, Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Kebumen, Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Purbalingga, Kelompok Ternak “Mindo Tani” Kabupaten Banyumas, Kelompok Ternak “Ngudi Barokah” Kabupaten Banyumas, Kelompok Ternak “Tunas Mukti” Kabupaten Banyumas, Kelompok Ternak “Andini Lestari 2” Kabupaten Banyumas, Kelompok Ternak Kambing “Pegumas” Gumelar Kabupaten Banyumas.

Dalam FGD yang ini dipimpin oleh Prof. Ismeth Inounu dan dibuka oleh Kepala Puslitbangnak Dr. Bess Tiesnamurti, dalam sambutannya menyampaikan dua hal pokok yaitu Pemda dan pelaku usaha wajib dan dapat berperan dalam melaksanakan pengelolaan berkelanjutan SDGT dan SDGT yang akan dilestarikan hendaknya mempunyai nilai ekonomi yang dapat memberi manfaat finasial bagi petani .

Pada FGD ini dipresentasikan pula beberapa hal tentang pengelolaan sumberdaya genetik peternakan oleh Direktorat Perbibitan dan Produksi Ternak (Ir. Gun Gun Gunari) “Kebijakan dan Program Pengelolaan Sumber Daya Genetik Peternakan Nasional”, Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Jawa Tengah (Ir. IGN Hariyanta M, M.Si) “Pengelolaan dan Pengembangan SDG Ternak Di  Jawa Tengah” dan Kepala Puslitbang Peternakan (Dr. Bess Tiesnamurti) “Penetapan Prioritas Strategi dan Rencana Aksi Pendampingan Pengelolaan Berkelanjutan Rumpun dan Galur Ternak”.

Dari focus group discussion diperoleh informasi yang berasal dari stakeholder terkait, yang nantinya akan digunakan untuk menghasilkan rumusan tentang kegiatan plasma nutfah pada berbagai macam komoditas ternak yang ada di Indonesia. Pada saat yang sama diberikan kuesioner kepada peserta FGD yang diharapkan dapat mengisi kuesioner tersebut setelah dipandu oleh tim SDGT dari Puslitbang Peternakan. Pengisian kuesioner dilanjutkan pada lain hari dan setelah isian kuesioner dilengkapi segera dikembalikan kepada tim SDG Puslitbang Peternakan untuk diproses lebih lanjut. (REP/SS)

Bagikan Berita ini