EnglishIndonesian

Peneliti Balitbangtan Beberkan Hasil Sementara Kegiatan Penelitian Palm-Cow dan Crop-Cow Project IndoBeef Kerjasama dengan ACIAR

Kategori: Informasi Aktual Diunggah Pada: 13 Agustus 2020.

Pusat Penelitian dan Pengembangan Peternakan (Puslitbangnak) berinisiasi melaksanakan seminar hasil kegiatan dengan melakukan pertemuan evaluasi dan persiapan penyusunan laporan akhir kerjasama penelitian antara Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian dengan Australian Centre for International Agricultural Research (ACIAR) Project IndoBeef (Palm-Cow dan Crop-Cow) pada 13 Agustus 2020 di Aula Puslitbangnak. Kegiatan yang direncanakan berlangsung dua hari ini berkaitan dengan akan berakhirnya Project IndoBeef tersebut.

Pertemuan ini dibuka oleh Kepala Puslitbangnak Dr. Agus Susanto yang dalam sambutannya menyatakan  harapannya kegiatan ini dapat berjalan baik dengan disusunnya laporan akhir yang tepat dan baik sehingga kerjasama dengan ACIAR dapat terjalin secara kontinyu. "Diharapkan dari kerjasama ini, peneliti mampu membuat karya yang bisa bermanfaat bagi orang lain," ujarnya.

Dalam acara ini dibagi menjadi 2 sesi, sesi pertama dimoderatori oleh Kepala Bidang KSPHP Puslitbangnak Dr. Andi Saenab dan sesi kedua oleh Penanggung Jawab Project Indobeef Dr. Yeni Widiawati. Sesi pertama presentasi diawali oleh Dr. Yeni Widiawati dengan paparan "Pengantar Palm Cow IndoBeef", dilanjutkan dengan masing-masing penanggung jawab kegiatan penelitian.

Dr. Yeni menyampaikan laporan singkat kegiatan Aciar yg telah dimulai dari tahun 2018, kegiatan penelitian yg dikerjakan terkait integrasi sawit sapi dan padi sapi. Peneliti yg terlibat selain dari puslitbangnak juga melibatkan peneliti dari institusi lain yaitu PSEKP, Puslitbangbun, BBlitvet, Balit tanah sementara peneliti dari BPTP yg terlibat yaitu BPTP Riau, Sumsel, Kaltim, NTB dan Kalsel. Selain itu juga ada peneliti dari perguruan tinggi yaitu Univ Mataram dan Univ Lambung Mangkurat.

Adapun tim evaluasi pada kegiatan ini diantaranya Prof. Dr. Tjeppy D. Soedjana, Prof. Dr. Budi Haryanto dan Dr. Atien Priyanti. Tim evaluasi memberi masukan dan saran bagi para penanggung jawab kegiatan penelitian.

Acara ini berlangsung secara in situ dengan menerapkan protokol kesehatan dan diikuti pula secara daring antara lain dari BPTP Nusa Tenggara Barat, Riau, Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan, Sumatera Selatan dan Loka Penelitian Sapi Potong. (MIF/NH)

Bagikan Berita ini