EnglishIndonesian

Masifkan Ayam KUB Janaka, Balitbangtan Gandeng PT. ITA

Kategori: Informasi Aktual Diunggah Pada: 08 Maret 2022.

Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian (Balitbangtan) melalui Balai Penelitian Ternak (Balitnak), salah satu UPT Pusat Penelitian dan Pengembangan Peternakan (Puslitbangnak), menggandeng PT. Intama Taat Anugerah (ITA) untuk memasifkan Ayam KUB Janaka Agrinak melalui kerja sama lisensi yang ditandai dengan penandatanganan dokumen kerja sama oleh Kepala Balitnak Dr. Andi Baso Lompengeng Ishak dan PT. ITA yang diwakili oleh Kepala Divisi Produksi Siswanto.

Penandatanganan yang dilaksanakan pada Selasa, 8 Maret 2022, di Aula Puslitbangnak tersebut disaksikan oleh Kepala Balai Pengelola Alih Teknologi Pertanian (BPATP) Dr. I Ketut Gede Mudiarta, Koordinator Kerja Sama dan Pendayagunaan Hasil Penelitian Puslitbangnak Dr. Andi Saenab, dan Inventor Ayam KUB Janaka Agrinak Dr. Tike Sartika beserta tim.

Pada kesempatan tersebut, Dr. Andi Baso mengungkapkan bahwa kerja sama lisensi dengan pihak swasta merupakan realisasi dari arahan Menteri Pertanian untuk memasifkan inovasi yang telah dihasilkan Balitbangtan. “Kita tidak mampu memasifkan inovasi kalau kita tidak bergandengan dengan swasta,” ujar pria kelahiran Sulawesi Selatan ini.

Selain itu, dinyatakannya pula bahwa kegiatan lisensi ini merupakan salah satu bentuk pertanggungjawaban Balitbangtan kepada negara dan masyarakat. “(Jadi) Apa yang kita lakukan selama ini betul-betul untuk kesejahteraan rakyat,” jelas Andi Baso.

Sementara itu, Siswanto menyatakan bahwa kerja sama lisensi ini merupakan bentuk kepercayaan pemerintah kepada PT. ITA untuk mengembangkan Ayam KUB Janaka dan bisa diterima di kalangan peternak, khususnya peternak ayam, dimana kebutuhan ayam lokal semakin meningkat. “Kebutuhan ayam lokal ini semakin lama semakin meningkat. Kami sebagai pelaku usaha peternakan mempunyai tugas untuk memajukan dan berkontribusi dalam pengembangan ayam lokal,” katanya.

Kepala Puslitbangnak Dr. drh. Agus Susanto, M.Si. menyambut baik dan bersyukur dengan ditandatanganinya lisensi tersebut. Dikatakannya bahwa Balitbangtan, termasuk didalamnya Puslitbangtan beserta UPTnya, terus berkomitmen untuk menyebarluaskan secara massal hasil-hasil inovasi teknologinya, salah satunya melalui alih teknologi (lisensi). “Pemassalan inovasi teknologi dimaksudkan agar seluruh masyarakat dapat memanfaatkannya dalam upaya meningkatkan kesejahteraannya,” tegasnya.

Penunjukan PT. ITA sebagai lisensor telah melalui berbagai tahapan yang melibatkan Tim dari Puslitbangnak, Balitnak dan BPATP. Tim melakukan verifikasi administrasi, teknis dan kesiapan pengembangan, untuk kemudian dilanjutkan dengan mediasi dan penandatanganan kerja sama lisensi.

Kerjasama tersebut mencakup pengembangan produksi, promosi, distribusi dan pemasaran bibit unggul ayam KUB Janaka Agrinak. Dalam melaksanakan proses produksi, pelisensi wajib mengikuti SOP yang telah ditetapkan, dan terus mempertahankan kualitas. Balitnak akan menurunkan tim untuk terus mengawasi quality control yang telah dilaksanakan.


Ayam KUB-2 Janaka Agrinak

Ayam KUB-2, merupakan galur KUB yang telah memiliki perbaikan performa dari Ayam KUB-1 melalui seleksi genetik yang dilakukan oleh peneliti dari Kementerian Pertanian, Dr. Tike Sartika dkk. Performa yang ingin ditingkatkan antara lain produksi telur, sifat mengeram, dan warna shank (kaki).

Performa yang ditingkatkan dari KUB-1 menjadi KUB-2 adalah Produksi Telur Henday yang semula 50% menjadi 60%, puncak produksi yang meningkat dari 65-70% menjadi 70-75%, produksi pertahun meningkat dari 160 -180 butir per tahun menjadi 180-220 butir per tahun, sifat mengeram yang semula 10% dapat berkurang hingga 5%, umur pertama bertelur yang lebih muda 1 hingga 2 minggu lebih awal, serta warna shank (kaki) yang berwarna kuning untuk pejantan.

Ayam KUB-2 resmi dilepas melalui SK Menteri Pertanian Nomor 768/KPTS/PK.020/M/12/2021, tanggal 16 Desember 2021 dengan nama Ayam KUB Janaka Agrinak. Nama Janaka diberikan oleh Menko Perekonomian Airlangga Hartarto.

Bagikan Berita ini