EnglishIndonesian

Kunjungan Lapangan ke Koperasi Produksi Ternak Maju Sejahtera Kecamatan Tanjungsari, Kabupaten Lampung Selatan

Kategori: Informasi Aktual Diunggah Pada: 14 Juni 2021.

Puslitbangnak mengikuti acara kunjungan lapangan yang dilaksanakan oleh  Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan (Ditjen PKH) pada 28-30 Mei 2021. Kegiatan ini dilakukan dalam rangka persiapan pelaksanaan Major Project Korporasi Peternak Sapi Potong di Kecamatan Tanjung Sari, Kabupaten Lampung Selatan.

Kegiatan dibuka oleh Suhadi selaku Ketua Koperasi Produksi Ternak Maju Sejahtera. Kemudian dilanjutkan sambutan dari Puji Sartono selaku Anggota DPRD Provinsi Lampung. Kemudian dilanjutkan dengan penyampaian materi oleh Dr. Hermanto dari Biro Perencanaan Kementan dengan judul “Konsep Dan Implementasi Korporasi Peternak Sapi Potong, dan Dimas A. Leksono dari Perum Peruri menyampaikan materi tentang “Digitalisasi Ternak dan System Monitoring Tumbuh Kembang Ternak”.

Dr. Hermanto menyampaikan bahwa Major Project (Proyek Prioritas Strategis Nasional) ditetapkan masuk dalam RPJMN Tahun 2020-2024. Sesuai RPJMN tersebut diamanatkan pada tahun 2020 terbentuk 5 kawasan, sedangkan tahun 2021 terbentuk 33 kawasan yang tersebar di berbagai provinsi. Beberapa lokasi yang mempunyai potensi untuk dikembangkan adalah Indramayu, Subang, Kabupaten Bandung, Demak, dan Lampung. Saat ini masih dilakukan pembentukan wilayah korporasi di Lampung Selatan.

Sementara itu Dimas A. leksono menyampaikan Perum Peruri turut terlibat dalam kegiatan ini sesuai regulasi, yakni berdasarkan PP No 6 Tahun 2019 yakni “Peruri dipercaya menjadi pencetak dokumen sekuriti negara dan sertifikat bernilai uang serta jasa bisnis digital dengan digitalsasi Hi Ternak”. Ruang lingkup dari aplikasi Hi-TerNak meliputi: Ternak ID (Pencatatan petani, ternak, pemberian label ternak); Pertumbuhan: pencatatan pertumbuhan dan perkembangan ternak; Kesehatan: penyuluhan, konsultasi, pemberian obat, vitamin dan vaksin; Asuransi: registrasi dan pencatatan klaim asuransi, Monitoring (monitoring data petani, penyebaran, pertumbuhan, kesehatan dan kematian ternak) dan Marketplace: jual beli ternak, obat-obatan yang teregistrasi. Proses pendataan ternak yakni dilakukan input database peternak dan ternak dilakukan oleh oleh petugas dinas, kemudian disiapkan Generate Peruri Code di ear tag yang akan dipasang ke ternak oleh petugas dinas. Petugas memiliki scanner sebagai alat baca Peruri Code. Ternak yang nantinya didaftarkan ke aplikasi Hi-Ternak akan mendapatkan gratis asuransi ternak dengan nilai santunan Rp. 1.000.000 apabila ternak mati karena sakit atau kecelakaan. Ternak wajib dicatatkan perkembangan bobotnya setiap bulannya. Apabila selama 3 bulan berturut-turut tidak dicatat maka asuransi ini akan hilang dan atau mendapatkan bentuk punishment lainnya.

Loka Penelitian Sapi sebagai salah satu UPT dibawah Puslitbang Pertanian ikut berperan aktif dalam Major Project Korporasi Peternak Sapi Potong. Lolit Sapi dengan cara melakukan penelitian dan menciptakan beberapa aplikasi dengan system digital untuk membantu peternak dan atau kegiatan penelitian agar memperoleh data dengan cara yang mudah. Beberapa aplikasi unggulan dan telah mendapatkan hak cipta dari BPATP antara lain SIDIK Peternakan, SIBOBA (sistem pendugaan bobot badan ternak) dan FORAMSI (formulasi ransum berbasis IT) yang juga dapat mendukung industrialisasi peternakan 4.0. Beberapa aplikasi tersebut dapat diintegrasikan dengan aplikasi yang akan diciptakan oleh tim PERURI dan digunakan di dalam kegiatan tersebut.

Kunjungan lapangan ini diikuti peserta dari instansi meliputi Ditjen PKH (Pengolahan dan Pemasaran Hasil Peternakan; Perbibitan dan Produksi Ternak; Pakan), Perum Peruri, Badan PPSDMP (Pusat Pelatihan Pertanian; Pusat Penyuluhan Pertanian), Badan Litbang Pertanian (Puslitbang Peternakan; BB Pengkajian dan Pengembangan Teknologi Pertanian; BB Pengembangan Mekanisasi Pertanian), Dinas Peternakan dan Keswan Provinsi Lampung, Dinas Peternakan dan Keswan Kabupaten Lampung Selatan, BPTP Provinsi Lampung, Balai Pertanian Provinsi Lampung, dan BPP Kecamatan Tanjungsari. Puslitbangnak diwakili oleh Parto, S.Pt., Rio Adhitya Cesart, S.Pt. beserta Risa Antari, S.Pt., M.P., Ph.D., dan Dr. Hartati, S.Pt., M.Sc. dari Loka Penelitian Sapi Potong.

Kegiatan dilanjutkan dengan kunjungan ke kandang kelompok ternak yang tergabung dalam Koperasi Produksi Ternak Maju Sejahtera. Kegiatan kunjungan lapangan ini diakhiri dengan diskusi antara peserta kunjungan dengan anggota Koperasi terkait permasalahan yang dihadapi, serta solusi yang dapat diambil agar program Major Project Korporasi Peternak Sapi Potong dapat terlaksana dengan baik. (REP)


Bagikan Berita ini