EnglishIndonesian

Kementerian Pertanian Tidak Pernah Ingkar Janji

Kategori: Informasi Aktual Diunggah Pada: 22 November 2021.

Demikian disampaikan Menteri Pertanian Sahrul Yasin Limpo dalam kunjungan kerjanya 19 November 2021 di Kabupaten Bogor. Kunker ini adalah dalam rangka meresmikaan PT Intama Taat Anugrah sebagai Breeding Farm Ayam KUB Agrinak. Kunker didampingi oleh Sekretaris Jendral Kementerian Pertanaian Dr. Ir. Kasdi Subagyono, M.Sc dan Dirjen Peternakan Dr. Nasrulloh dan jajarannya. Dari lingkup Puslitbangnak hadir Kepala Pusat Penelitian dan Pengembangan Peternakan Dr. Agus Susanto, Kepala Balai Penelitian Ternak Dr. Andi Baso Lompengeng Ishak, dan Koordinator KSPHP Dr. Andi Saenab.

Dalam sambutannya Mentan menyampaikan ” Kita ini sedang bekerja, melakukan sesuatu untuk kepentingan anak cucu kita nanti. Hari ini PT Intama Taat Anugrah diresmikan sebagai Breeding Farm yang menghasilkan Garent Parent Stock (GPS). Menteri mengajak membuka Breeding Farm seperti ini di 5 Provinsi dan akan membantu supaya bisa terwujud. Ini akan membuka lapangan pekerjaan, Hari ini merupakan pelepasan ekspor GPS perdana ke Miyanmar. Ini artinya ayam KUB akan dikembangkan disana.

Selain itu disampaikan juga ayam KUB buatan Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanaian (Balitbangtan) melalui Pusat penelitian dan Pengembangan Pertanian ini berbeda dengan ayam manapun. Terkait ayam KUB penelitiannya dilaksanakan di Balai Penelitian Ternak (Balitnak) yang merupakan UPT dibawahh Puslitbangnak.

Keunggulan Ayam KUB Agrinak antara lain produksi telornya jauh diatas produksi telor ayam kampung yang pemeliharannya diumbar atau dilepas yang hanya menghasilkan telor 120 butir per ekor per tahun. Ayam KUB Agrinak yang dipelihara secara intensif dapat menghasilkan telor 185 butir per ekor per tahun. Begitupun dengan rasanya ayam KUB sangat gurih tidak bisa disamakan dengan ayam lainnya.

drh. Tjandra Srimulianingsih selaku pemilik PT Intama Taat Anugerah dalam sambutannya menyampaikan terima kasih kepada Kementerian Pertanian dalam hal ini Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian (Balitbangtan) melalui Balai Penelitian Ternak atas kepercayaan-nya kepada, PT Intama Taat Anugerah sebagai calon Lisensor .

PT Anugerah yang merupakan bagian dari TIB Group, memutuskan untuk ikut peduli dan berkontribusi terhadap negeri ini. Dengan cara, ikut serta mengoptimalkan serta mengembangkan genetik ayam kampung asli Indonesia.

Tahap pertama Breeding Farm ini di bangun di lahan seluas 1 ha diatasnya terdapat 5 kandang yang masing masing berkapasitas 5.600 ekor. Direncanakan Breeding Farm ini akan memiliki indukan sebanyak 5.600 ekor betina GGPS, 5.600 ekor betina GPS(fase growing) dan 16.800 ekor betina PS (Fase growing) dengan perkiraan hasil produksi DOC final stock ayam kampung lokal ditahun 2022 akan mencapai 1.600.000 ekor.

Dengan semakin banyak bermunculan usaha peternakan ayam kampung yang dilakukan oleh peternak skala mikro dan kecil ini akan semakin banyak membutuhkan DOC ayam kampung lokal

”Kami menyediakan diri partisipasi untuk menjadi salah satu penyedia doc ayam kampung lokal yang berkualitas, sehingga akan semakin banyak membuka lapangan kerja diindonesia dan akan semakin banyak menyediakan protein hewani asal unggas..Kami yakin nantinya ayam kampung lokal dapat lebih berperan dan berkontribusi besar dalam pemenuhan protein hewani asal unggas serta mewujudkan unggas lokal menjadi tuan rumah di negeri sendiri. ” ungkap drh. Tjandra. (REP)

Bagikan Berita ini