EnglishIndonesian

Kabalitnak: Pengembangan Sapi BB Silangan Berpeluang Menjadi Solusi Pemenuhan Daging Kelas Premium

Kategori: Informasi Aktual Diunggah Pada: 01 Maret 2022.

Kepala Balai Penelitian Ternak (Balitnak) Ciawi Dr. Andi Baso Lompengeng Ishak, S.Pt. MP mengungkapkan bahwa pengembangan Sapi Belgian Blue (BB) silangan kedepannya berpeluang menjadi solusi pemenuhan daging nasional, terutama daging kelas premium, seperti daging Wagyu dari Jepang. Hal tersebut disampaikannya saat menerima kunjungan Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP) Prof. Dr. Ir. Dedi Nursyamsi, M.Sc. ke Balitnak, Sabtu 26 Februari 2022 yang lalu.

Diungkapkan lebih lanjut, pengembangan inovasi pada Sapi BB tersebut dapat mendukung program Kementan yang dipimpin oleh Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan (PKH), yaitu, SIKOMANDAN. “Disisi lain inovasi (pada Sapi BB) ini akan mendukung program Ditjen PKH yang menargetkan 100 ribu ekor kelahiran sapi BB silangan pada program SIKOMANDAN,” jelas Andi Baso.

Seperti diketahui, sebagai salah satu UPT yang mendapat mandat pengembangan Sapi BB, Balitnak yang merupakan salah satu UPT dibawah koordinasi Pusat Penelitian dan Pengembangan Peternakan (Puslitbangnak)-Balitbangtan ini telah berhasil mengembangkan inovasi embrio transfer, inseminasi buatan, penampungan sperma untuk di-cryoservation sedang berlanjut.

Tim peneliti Sapi BB Balitnak yang diawaki a.l. Ir. Lisa Praharani, M.Sc. Ph.D; Dr. Drh. Ria Sari Gail Sianturi, M.Sc.; Dr. Ir. Diana Adriana K, M.Si.; Dr. Elizabeth Wina, M.Sc.Agr.; Dra. Susana IW;, drh. Triwardani Cahyaningsih, SKH; dan drh. Zultinur Muttaqim, M.Si. dalam beberapa tahun terakhir berhasil melakukan embrio transfer maupun inseminasi buatan. Sementara sapi jantan yang lahir sudah dewasa akan menjadi donor sperma untuk pengembangan lebih lanjut. Sejauh ini di Balitnak telah lahir sapi BB murni sebanyak 2 ekor, sementara sapi BB silangan FH sebanyak 28 ekor.

Kepala BPPSDMP yang hadir didampingi oleh Kepala Pusat Pendidikan Pertanian Dr. Ir. Idha Widi Arsanti M.Sc. beserta tim mengunjungi Balitnak dalam rangka melihat peluang pengembangan Sapi (BB) di petani milenial pada Program Milenial Smart Farming. Program ini bertujuan mengimplementasikan pertanian cerdas dengan penerapan digitalisasi pertanian dengan Internet of Things (IoT), membentuk ekosistem pertanian dengan pembukaan akses pasar kepada petani, sehingga penghasilan petani terjamin serta mengoptimalkan inklusi keuangan perbankan di desa, dan memperkuat kelembagaan petani milenial yang dilakukan oleh berbagai pemangku kepentingan. (nha/aks)

Sumber :

Medsos Balitnak

Bagikan Berita ini