EnglishIndonesian

Jawara Peternakan Puslitbangnak Turun Langsung Bimtek Padat Karya di Kabupaten Bogor

Kepala Pusat Penelitian dan Pengembangan Peternakan (Puslitbangnak) Dr. Agus Susanto membuka Bimtek Padat Karya Budidaya Ternak pada 9 Maret 2021 di Kabupaten Cianjur. Pembukaan Bimtek dilaksanakan secara virtual/zoom dari Puslitbangnak Bogor. Bimtek dilaksanakan pada tanggal 8-9 Maret 2021 di 10 kelurahan: Babakan Karet, Nagrak, Sayang, Gombong, Cikaret Hilir, Gunung Calung, Mekarsari, Langensari, Cimentang dan Bojong Herang Kecamatan Cianjur. Bimtek ini merupakan program padat karya yang dilaksanakan dalam rangka membantu petani untuk menumbuhkan produktivitas sektor pertanian dan kesejahteraan petani yang bermuara pada memacu pertumbuhan perekonomian selama pandemi Covid-19. Bimtek diikuti oleh 100 orang peternak di 10 Kelurahan Kecamatan Cianjur.

Dalam sambutannya Agus Susanto menyampaikan bahwa dengan dilaksanakan bimtek di .... Kelurahan, diharapkan SDM peternakan (peternak) di Kecamatan Cianjur akan lebih maju dan lebih luas wawasannya karena materi Bimtek disampaikan langsung oleh peneliti ahli bidang peternakan dari masing-masing komoditas.

Narasumber dalam Bimtek adalah peneliti Puslitbangnak dan Balitnak: Dr. Chalid Talib, Komarudin, S.Pt, M.Sc dan Ir. Umi Adiati. Mereka adalah pakar peternakan dan sudah menghasilkan berbagai teknologi dibidang Sapi Perah, Ayam Kampung dan Domba.

Kepala Balai Penyuluh Pertanian (BPP) Kecamatan Cianjur Encib BM, SP, M.Si dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Puslitbangnak yang telah memberikan Bimtek di Kecamatan Cianjur. Harapannya peternak di Kecamatan Cianjur dapat bersinergi dan semakin termotivasi dalam mengembangkan komoditas peternakan didaerahnya. Beliau juga berpesan agar peserta bimtek dapat memaksimalkan kegiatan tersebut dengan diskusi dan tanya jawab seputar masalah dan solusi terkait bidang peternakan diwilayahnya.

“Pengetahuan peternakan sangat perlu ditingkatkan/diupgrade untuk menunjang perekonomian selama pandemi Covid-19” ucap Komarudin. Peternak juga didorong untuk dapat berpikiran out off the box yang artinya harus sudah memikirkan profit dan pengembangan ternak skala usaha yang lebih besar. Dengan begini keuntungan yang diperoleh peternak akan lebih besar kedepannya.

Peserta bimtek sangat semangat dan antusias mengikuti Bimtek, banyak pertanyaan yang diajukan kepada narasumber antara lain tentang manajemen pemeliharaan, kesehatan, pemberian pakan, penyusunan ransum ternak serta peluang ekonomi dalam skala usaha yang lebih bear.

Heri Hermawan salah satu peserta bimtek menyebutkan Bimtek seperti ini agar bisa sering dilaksanakan. Mereka berharap bisa belajar dan meningkatkan pengetahuan untuk peningkatan taraf hidup masyarakat khususnya para peternak rumahan.

Bimtek dilaksanakan dengan tetap menjaga protokol kesehatan Covid-19 yakni dengan tetap melaksanakan 3M (menjaga jarak, memakai masker dan menghindari kerumunan). (BAR)

Bagikan Berita ini