EnglishIndonesian

Hilirisasi Teknologi dan Inovasi Peternakan, Balitbangtan

Kategori: Informasi Aktual Diunggah Pada: 27 Januari 2022.

Pusat Penelitian dan Pengembangan Peternakan (Puslitbangnak) adalah salah satu unit kerja (UK) dibawah Badan Penelititan dan Pengembangan Pertanian (Balitbangtan). Sebagai lembaga yang melaksanakan tupoksi penelitian, setiap tahun menghasilkan inovasi teknologi. Sehubungan dengan hal tersebut Puslitbangnak merasa perlu melaksanakan kegiatan hilirisasi inovasi teknologi pada tahun 2021. 

Salah satu kegiatan hilirisasi inovasi teknologi adalah Bimbingan Teknis (Bimtek) yang dilaksanakan di Kabupaten Probolinggo 21 Mei 2021 di Aula UPTD – IB Kec amatan, Dringu dan 22 Mei 2021 di Aulau Kantor Desa Jorongan, Leces dan Gedung Serbaguna SDN I Sepuh Gembol, Wonomerto. Bimtek diikuti sebanyak 200an orang peternak. Narasumber dalam kegiatan Bimtek adalah peneliti dari Balai Penelitian Ternak dan Loka Penelitian Sapi Potong yaitu Komarudin, S.Pt. M.Sc. (peneliti ayam kampung)Ir. Dwi Priyanto, MS (peneliti domba) dan Dr. Ir. Dicky Pamungkas, M.Sc. (peneliti sapi).  

Dalam sambutannya Wakil Ketua Komisi IV DPR RI, Drs. H. Hasan Aminuddin, M.Si, menyampaikan bahwa Komisi IV DPR RI memiliki komitmen untuk mendorong para wirausaha ternak untuk mampu mengelola budidaya ternaknya dengan baik dan memiliki hasil ternak yang berkualitas.

Dr. Agus Susanto selaku Kepala Puslitbangnak menyampaikan kegiatan bimtek ini merupakan peluang dan langkah untuk meningkatkan hasil produktivitas peternakan“Pengetahuan dan tips-tips yang diberikan narasumber sangat bermanfaat untuk mendorong meningkatkan produktivitas komoditas peternakan menuju sukses,” ujarnya.

Peserta sangat antusias mengikuti kegiatan Bimtek ini. Terbukti dari banyaknya pertanyaan yang diajukan kepada narasumber. Bimtek adalah salah satu upaya untuk menyampaikan inovasi teknologi kepada masyarakat peternak. 

Hilirisasi lainnya dilaksanakan melalui kegiatan Pameran diantaranya: Pameran Agro Inovasi Fair di Cipanas dan Bogor, Pameran di Hari Pangan Sedunia di Cirebon. Materi diseminasi antara lain poster, leaflet, banner, produk pakan, dan beberapa teknologi berupa bibit ternak hasil penelitian yang telah teruji keunggulannya antara lain Sapi PO, sapi Pogasi, Kambing Boerka, Domba Compass Agrinak, Domba Komposit GarutAyam KUB, Itik Master, Itik PMp, dan Kelinci. Serta beberapa benih yaitu Indigofera Var. Gozoll Agribun dan Stenotaphrum Secundatum Var. Steno Agrinak.

Kegiatan Hilirisasi penyebaran inovasi teknologi hasil penelitian ini bertujuan: Melaksanakan penyebarluasan inovasi teknologi peternakan dan veteriner berupa produk inovasi teknologi melalui pameran, workshop, temu bisnis, gelar teknologi, ekspose, website media sosial dan media eletronik lainnya; Meningkatkan adopsi teknologi peternakan oleh petani dan pengguna teknologi lainnya dalam upaya hilirisasi untuk peningkatan produk tivitas dan nilai tambah usaha peternakan.

Sampai saat ini Puslitbangnak telah menghasilkan teknologi inovasi berupa produk dan bibit unggul. Hasil teknologi inovasi ini berasal dari hasil penelitian bersumber dari berbagai disiplin ilmu ternak (budidaya, nutrisi, reproduksi, breeding, hijauan pakan, feed additve, sosek dan penyakit ternak) pada komoditas sapi, kerbau, kambing, domba, ayam, itik dan kelinci.

Teknologi inovasi Puslitbangnak berupa produk yang telah di Paten antara lain: Formula Pakan Ruminansia Rendah Emisi Gas Metana, Kalsium Lemak (Kalem) sebagai Suplemen Energi, Probion, Probiotik Bioplus, Probiotik Receptalum, Probiotik Rater, Probiotik Bioplus Pedet, Probiotik Bioplus Racun, Bioavian Pakan Adatif Unggas, Biokompleks Zink, Minoxvit Pakan Aditif Ternak, Jamu ternak unggas, Jamu ternak Fermentasi Peningkat Imunitas, Jamu ternak Anti Koksi untuk unggas, Bungkil Inti Sawit Pakan Sapi Perah, Jerami Padi Fermentasi sebagai Pakan Ternak, Bioport untuk Pakan Transportasi, Ferlawit, Cassapro. Produk yang terbaru adalah Kit Kebuntingan, Nano hormone (ekstrunak).

Selain itu Puslitbangnak juga menghasilkan teknologi android, seperti: Takesi, Sidik, Smard Feed Agrinak yang telah mendapatkan Hak Kekayaan Intelektual (HKI).

Materi diseminasi antara lain berupa poster, leaflet, banner, produk pakan, dan beberapa teknologi berupa bibit ternak hasil penelitian yang telah teruji keunggulannya dan mempunyai produktivitas yang ideal untuk dikembangkan di beberapa lokasi lingkungan tropis Indonesia, antara lain Sapi PO, sapi Pogasi, Kambing Boerka, Domba Compass Agrinak, Domba Komposit Garut, Ayam KUB, Itik Master, Itik PMp, dan Kelinci. Serta beberapa benih yaitu Indigofera Var. Gozoll Agribun  dan Stenotaphrum Secundatum Var. Steno Agrinak.

Adapun teknologi inovasi Puslitbangnak yang berupa produk yang telah di Paten antara lain: Formula Pakan Ruminansia Rendah Emisi Gas Metana, Kalsium Lemak (Kalem) sebagai Suplemen Energi, Probion, Probiotik Bioplus, Probiotik Receptalum, Probiotik Rater, Probiotik Bioplus Pedet, Probiotik Bioplus Racun, Bioavian Pakan Adatif Unggas, Biokompleks Zink, Minoxvit Pakan Aditif Ternak, Jamu ternak unggas, Jamu ternak Fermentasi Peningkat Imunitas, Jamu ternak Anti Koksi untuk unggas, Bungkil Inti Sawit Pakan Sapi Perah, Jerami Padi Fermentasi sebagai Pakan Ternak, Bioport untuk Pakan Transportasi, Ferlawit, Cassapro. Produk yang terbaru adalah Kit Kebuntingan, Nano hormone (ekstrunak).(REP)

Bagikan Berita ini