EnglishIndonesian

Bimbingan teknis Peningkatan Kapasitas Penulis Berita Online dan Evaluasi Tim Web Balitbangtan

Kategori: Informasi Aktual Diunggah Pada: 15 Juni 2022.

Dalam rangka peningkatan kapasitas penulis berita online dan evaluasi tim web Balitbangtan telah dilaksanakan bimbingan teknis pada tanggal 14 Juni 2022 di kantor Pusat Balitbangtan Jakarta.  Bimtek diikuti oleh pembuat artikel  yang berasal dari UPT di bawah lingkup Balitbangtan. Hadir dari Puslitbangnak Rahmawati Elvianora Pul.

Kegiatan dibuka secara resmi oleh Koordinator Perencanaan Balitbangtan, Dr. Ir. Sri Asih Rohmani, M.Si. yang dalam sambutannya menyampaikan tim pembuat artikel website Balitbangtan harus terus berproses belajar sehingga mampu  mengemas berita yang akan diterbitkan /di upload di website. Harapannya tim pengelola website Balitbangtan dapat menggali ilmu dari narasumber  sehingga informasi yang disampaikan kepada pengguna  baik dan menarik.

Narasumber dalam kegiatan ini adalah Mukhlison S. Widodo dari majalah Gatra. dengan judul paparan Menggali Informasi dalam Wawancara. Disampaikan bahwa ada 2 model wawancara yaitu Wawancara langsung / tatap muka (face to face) dengan narasumber. Dan Wawancara tidak langsung –telpon, chating, dan email (wawancara tertulis).

Hal lain yang disampaikan narasumber adalah ada 7 jenis wawancara yaitu : wawancara berita (news-peg interview); Wawancara pribadi (personal interview); Wawancara eksklusif (exclusive interview); Wawancara sambil lalu (casual interview); Wawancara jalanan (man-in-the street interview); Wawancara tertulis (korespondensi) dan Wawancara  “cegat pintu” (door stop interview).

Sebelum melakukan wawancara perlu beberapa  persiapan  yaitu: Menangkap Informasi Awal,  Data sekunder; Riset Sekunder dan Menggambar Pohon Masalah.

Untuk memudahkan wawancara perlu dibuat pohon masalah. Semakin rindang kita membuat ‘pohon masalah’, semakin lengkap pengetahuan kita atas persoalan.

Beberapa manfaat pohon masalah adalah untuk lebih memudahkan memahami persoalan; membantu menulis laporan atas persoalan tersebut, fan dapat melihat celah kelemahan hasil tulisan /evaluasi.

Sikap dalam menggali informasi juga perlu diperhatikan. yaitu: tetaplah rendah hati, jangan menggurui; buka dengan perkenalan diri, nama, asal instansi dsb, buat ice breaker, kembangkan pertanyaan sesuai kaidah 5w+1h, jangan hanya bertanya inti masalah, jaga agar cerita narasumber logis, sesuai alur waktu, bila minta “off the record”, bujuk agar kasih info backround dan minta rekomendasi narsumber lain yang kompeten untuk menjelaskan masalah.

Sebelum melakukan wawancara, observasi juga  perlu dilakukan. Dalam hal ini pewawancara berperan sebagai pengamat yang baik terhadap situasi yang tengah berkembang adalah kunci laporan yang bernas dan basah. Kucinya adalah kesabaran dan kejelian.

Dalam mengumpulkan informasi dengan akurat, pencegahan untuk menghindari kesalahan fakta langkah - langkah yang harus diambil adalah menanyakan nama lengap narasumber, umurnya, alamatnya, hingga nomor teleponnya. Jadilah pendengar yang baik, namun tetap kritis. Wartawan yang baik harus croscek ulang setiap informasi yang penting.

Bila masalah yang diliput  menyangkut materi yang rumit, pastikan Anda memahaminya. Jangan ragu menghentikan wawancara, minta penjelasan hal yang tidak dipahami. Begitu juga bila menggunakan statistik atau data matematis, reporter harus mengecek angka-angkanya dan menghitungnya kembali.

Selesai Bimtek acara dilanjutkan dengan evaluasi Tim Web Balitbangtan. Pada bulan April ada 22 informasi yang diupload terdiri dari 7 info aktual, 8 info teknologi, 6 tahukah anda dan etalase 1. Sedangkan pada bulan Mei 2022 ada  13 informasi yang diupload terdiri dari 4 info aktual, 1 info teknologi, tahukah anda 6 dan etalase 2.

Berdasarkan kontribusi per unit kerja: humas (24), Datim (9), Puslitbang Tanaman pangan (4), Puslitbang Hortikultura (3), Puslitbangbun (4), Puslitbangnak (5), BBSDLP (3), BB Mektan (0), BB Biogen (6), BB Pascapanen (2), BBP2TP (0), BB Padi (4), BB Veteriner (11) dan BPATP (1).

Tindak lanjut dari evaluasi Tim Web Balitbangtan adalah agar pembuat artikel terus mengirimkan artikel dan mematuhi jadwal yang sudah disepakati. (REP)

Bagikan Berita ini