EnglishIndonesian

Bazaar IWAPI 17117 bekerjasama dengan Kementerian Pertanian

Kategori: Informasi Aktual Diunggah Pada: 19 Januari 2017.

Telah dilaksanakan bazaar IWAPI yang bekerjasama dengan Kementerian Pertanian di Thamrin City Lt. 3, Jakarta. Hal ini dimaksudkan untuk menggerakkan perekonomian agar tetap stabil dan membuka berbagai peluang usaha.  Melalui acara Bazar IWAPI 17117 yang dilaksanakan Pusat Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI) menjembatani berbagai bidang usaha untuk kalangan wanita di Indonesia. Acara tersebut dihadiri oleh Menteri Pertanian, Kepala Balitbangtan, Sekretaris Ditjen PKH, Pendiri IWAPI (Dewi Motik), DPP IWAPI dan DPC IWAPI Nasional. Dalam sambutannya, ketua DPP IWAPI (Ibu Nita Yudi) menyampaikan bahwa salah satu cara dalam mencapai kedaulatan pangan adalah menggerakkan wanita di Indonesia untuk ikut serta bekerja mencapai hal tersebut. IWAPI melalui kerjasama dengan Kementerian Pertanian telah menandatangi MoU dalam program pendampingan wanita wirausaha di 34 Provinsi dalam program pertanian dan peternakan.


Dalam acara tersebut Mentan juga menyerahkan secara simbolis 100 ekor ayam KUB, 200 butir telur ayam KUB, 100 batang bibit cabai, dan 166 paket benih sayuran (terong, buncis, dan lainnya). Pada kesempatan itu, dalam sambutannya Mentan menyampaikan bahwa, program bagi-bagi bibit dan benih cabai, merupakan salah satu bagian dari program 10 juta bibit cabai yang didistribusikan lewat program Kawasan Rumah Pangan Lestari (KRPL). Dalam KRPL sendiri tak hanya fokus menggerakkan budaya tanam cabai, namun juga dalam rumah tangga bisa membudidayakan pangan lainnya seperti sayuran dan ternak ayam. Untuk terlaksananya program dengan baik, kegiatan pendampingan, bimbingan teknis, monitoring akan dilakukan oleh seluruh BPTP Provinsi dibawah koordinasi Balitbangtan.


Menurut Mentan, ibu-ibu di rumah sangat penting peranannya dalam urusan ketahanan pangan nasional. Salah satunya yang bisa dilakukan yakni memenuhi kebutuhan pangan dari produksi skala rumahan. Kerjasama Kementerian Pertanian, IWAPI, dan Kelompok Wanita Tani Indonesia menjadi sangat penting dikarenakan kerjasama tersebut menjadikan salah satu program dalam pencapaian ketahanan pangan nasional. (REP/SS)

Bagikan Berita ini