EnglishIndonesian

Balitbangtan Meriahkan Launching Gerakan Bogor Berkebun

Kategori: Informasi Aktual Diunggah Pada: 04 Desember 2020.

Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian (Balitbangtan) melalui Pusat Penelitian dan Pengembangan Peternakan (Puslitbangnak) dan Balai Penelitian Ternak (Balitnak) turut memeriahkan acara launching “Gerakan Bogor Berkebun” dengan menggelar berbagai inovasi teknologi bidang peternakan yang dihasilkannya di Pameran Bogor Berkebun pada Jumat, 4 Desember 2020. Acara yang dilaksanakan di Plaza Balaikota Bogor tersebut dipimpin dan dibuka langsung oleh Walikota Bogor Dr. Bima Arya.

Pada kesempatan tersebut Kepala Puslitbangnak Dr. drh. Agus Susanto, M.Si. turut hadir bersama tamu undangan lainnya. Kegiatan launching dan pameran tersebut tetap mengedepankan social distancing dan hanya diperuntukan tamu maupun instansi undangan.

Dr. Agus menyatakan bahwa Puslitbangnak memiliki kedekatan dengan Pemerintah Kota Bogor dimana telah bekerja sama hampir dua dekade melalui fasilitasi Bursa Hewan Qurban (BHQ) setiap menjelang perayaan Idul Adha di halaman Kantor Puslitbangnak. “Kerja sama yang telah ada tersebut (BHQ) perlu terus ditingkatkan dan ini momen yang tepat untuk memperkenalkan inovasi teknologi yang telah kita hasilkan,” ungkapnya.

Puslitbangnak turut dalam pameran yang dilaksanakan oleh Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Bogor dengan menampilkan hasil inovasi teknologi berupa Kelinci Rex , ayam lokal unggul (ayam Sensi dan  ayam KUB), kambing Boerka hingga produknya seperti telur ayam dan kulit/bulu kelinci. Selain itu juga menampilkan berbagai publikasi berupa leaflet dan booklet inovasi bidang peternakan dan veteriner.

Sementara itu Walikota Bogor dalam sambutannya menyatakan keyakinannya Gerakan Bogor Berkebun dapat memberikan dampak luar biasa bagi masyarakat. Dampak positif yang didapat diantaranya membangkitkan perekonomian, menghilangkan stres, dan meningkatkan kebersamaan sesama warga. “Dengan diresmikannya Gerakan Bogor Berkebun ini, kita tumbuhkan minat berkebun, mengisi waktu, menghilangkan stres, menambah pendapatan, menggairahkan urban farming se-Kota Bogor sekaligus meningkatkan kebersamaan”, ungkapnya. Dinyatakannya pula bahwa kunci agar gerakan tersebut bisa berjalan optimal adalah bimbingan, pembinaan, dan pendampingan, kemudian manfaatkan jaringan, konsistensi, dan kelembagaan.

Kepala DKPP Kota Bogor Anas S. Rasmana, mengungkap Gerakan Bogor Berkebun memiliki tiga tujuan, yaitu agar warga mampu memenuhi kebutuhan pangan secara mandiri dengan komoditas primer, lebih sistematis melalui aplikasi yang telah dibuat, dan tahapan pasca panen dengan melibatkan pihak lain sebagai penyaluran hasil panen. "Dengan berkebun diharapkan mampu menghasilkan wirausaha baru di bidang pertanian, membuka lapangan kerja bagi yang terdampak Covid-19. Untuk jangka panjang, bisa membantu pemulihan ekonomi," ungkap Anas. ( REP/NH)

Bagikan Berita ini